Sony baru saja memperkenalkan 2 anggota baru Xperia yang sama-sama berakhiran “o”, yakni Xperia Tipo & Miro. Satu hal menarik tentang nama Tipo adalah pemberitaan banyak media dunia yang bersumber dari Kementrian Pos dan Telekomunikasi Indonesia, setelah sebelumnya berbagai rumor nama seri tersebut bermunculan. Keduanya memiliki desain yang berbeda, dengan tampilan Tipo yang lebih terlihat “ekonomis” dan sederhana. Berbeda jika dibandingkan Miro yang mengadopsi desain a-la Xperia S.
Tipo sudah membawa Android versi terkini yakni Ice Cream Sandwich. Ia dibekali dengan layar sentuh 3,2 inci beresolusi 480×320 piksel, sementara kinerjanya ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 800MHz. Sampai di sini, saya menduga bahwa Tipo akan diperuntukkan bagi pasar kelas menengah – namun mari kita teruskan saja ke spesifikasi berikutnya.
Kamera di Tipo nampaknya menegaskan dugaan saya di atas, karena “hanya” bersensor 3.2MP dengan 4x digital zoom. Konektivitas standar seperti Bluetooth dan WiFi tentu telah disertakan, yang semuanya disokong daya 1500mAh dari baterainya. Tipo akan dipasarkan dengan 2 pilihan warna yakni biru & hitam, namun belum ada harga resmi yang diinformasikan. Jika boleh menebak, maka Tipo bisa jadi dibanderol dengan harga tak lebih dari Rp 2,5 juta.
Simak artikel dan video hands on Xperia tipo di sini.
Sementara Xperia Miro yang juga sudah membekali diri dengan ICS, memiliki layar 3,5 inci dengan resolusi 480×320 piksel. Prosesor yang digunakan juga sama dengan Tipo, yakni 800MHz Qualcomm MSM7225A. Meski begitu, sensor kamera 5MP dengan auto focus, lampu kilat LED plus 4x digital zoom tentu menjadi pembeda yang cukup mencolok – termasuk dari sisi harga.
Selain itu, Xperia Miro telah dibekali teknologi Sony xLOUD, integrasi dengan Facebook, kamera depan untuk keperluan video chat serta DLNA. Smartphone yang juga akan dipasarkan dengan warna-warni menarik ini nampaknya akan dibanderol dengan kisaran 3 juta rupiah.
Anda juga dapat menyimak artikel dan video hands-on Xperia miro di artikel ini.








