Sedikit nostalgia 15 tahun yang lalu. Saat itu TV CRT berukuran 29 inci merajai pasar. Ukuran itu sudah cukup besar, apalagi jika hanya digunakan untuk menonton siaran TV biasa. Untuk hiburan lain, VCD masih merajai, teknologi DVD baru saja muncul dan masih cukup mahal. Kembali ke tahun 2012, TV CRT semakin menurun penjualannya di Indonesia. Walaupun 32 inci masih menjadi primadona di pasar TV LCD/LED, tapi survei menunjukkan konsumen mendambakan televisi yang memiliki ukuran lebih besar. Salah satu “penghalangnya” adalah harga yang cukup tinggi. Sebagai vendor TV terbesar di dunia, Samsung rupanya menyadari hal itu dan menawarkan sederetan TV yang dirancang dengan memperhatikan permintaan pasar Indonesia.

TV LED 3D 46EH6030 ini merupakan salah satunya. TV LED 46 inci dengan kemampuan 3D ini mengandalkan gambar berkualitas Full-HD dengan harga yang lebih murah dibandingkan generasi sebelumnya.

Konsep & Desain
Dengan harganya yang relatif ekonomis, desain TV ini tergolong cukup sederhana. Bingkainya juga cukup tebal, walaupun lebih tipis dibandingkan TV LCD papan bawah. Secara keseluruhan, TV ini cukup tebal tapi masih lebih tipis dibandingkan TV LCD.

Memasang dudukan juga mudah. Hanya dengan berbekal obeng biasa dan sekrup yang disediakan, saya berhasil memasangnya dalam waktu kurang dari 5 menit. Anda juga dapat memasangnya di dinding menggunakan bracket yang dapat dibeli terpisah.

Fitur dan Performa
Walaupun Samsung memosisikannya sebagai TV layar besar dengan harga terjangkau, ternyata ada beberapa fitur canggih yang sudah dimilikinya. Yang pertama adalah Clear Motion Rate 200Hz. Dengan teknologi ini, gambar yang dihasilkan saat adegan cepat seperti di film aksi akan terlihat lebih halus dibandingkan TV biasa. Saya sudah mencobanya dengan berbagai film aksi mulai dari Batman dan Fast Five sampai film animasi seperti Cars 2, dan hasilnya cukup memuaskan. Hanya saja saat ada gerakan ekstra cepat, sesekali terlihat ada beberapa frame yang dilewatkan. Namun hal ini tidak mengganggu dan tidak selalu terlihat.

Fitur berguna kedua adalah Movie Connect. Sebenarnya fitur ini sudah menjadi standar di TV LCD/LED keluaran tahun 2012, tapi format yang didukung Samsung EH6030 cukup luas. Anda dapat memutar file video dalam format .mp4, .avi, .mkv, .vob dan .3gp tanpa kesulitan. Saya hanya menemukan file dalam format .mts yang gagal diputarnya. Kecepatan membaca hard disk USB juga cukup baik. Tapi jika folder hard disk tersebut dipenuhi file video, maka navigasinya akan melambat. Intinya, fitur ini sudah cukup menggantikan multimedia player terpisah.

Kecanggihan lain terletak pada reproduksi warna yang digawangi teknologi Wide Color Enhancer Plus. Warna yang dihasilkan amat baik dan terlihat hidup. Kontras juga dapat ditampilkan dengan memuaskan. Samsung EH6030 memiliki beberapa pengaturan untuk warna, tingkat warna hitam dan sebagainya. Tapi jika tidak ingin pusing dan mengaturnya satu per satu, saya menemukan bahwa mode Movie merupakan yang paling cocok untuk berbagai suasana dengan kontras yang baik. Sayangnya, pada mode movie, tingkat warna hitamnya lebih mendekati abu-abu gelap.

Untuk fitur 3D, Samsung menggunakan teknologi 3D aktif dengan kacamata yang terhubung melalui koneksi Bluetooth. Jika film yang diputar tidak dalam format 3D, TV ini siap mengubahnya menjadi konten 3D. Efek konversi 2D ke 3D yang dihasilkan cukup baik, walaupun menurut saya konten yang cocok adalah konten seperti animasi 3D. Saat memutar konten 3D, hasilnya cukup baik. Anda juga dapat mengatur kedalaman efek 3 dimensinya melalui menu. Perlu diingat, efek 3D ini juga tergantung pada kualitas produksi film 3D yang diputar. Misalnya, efek 3D di Men In Black III masih kalah jauh dengan efek 3D di Avatar.

Konektivitas yang diberikan cukup baik, dengan adanya 2 konektor HDMI, 1 port USB, 1 port Ethernet serta 1 koneksi composite dan component. Walaupun tidak banyak, setidaknya Samsung memberikan pilihan yang cukup baik di sini.

Kesimpulan

Dengan semakin banyaknya konten Full HD yang amat menunjang kehadiran bioskop di rumah, televisi layar datar berukuran besar tampaknya akan terus menjadi tren di masa mendatar. Dibarengi harga yang lebih terjangkau, TV layar besar diperkirakan akan terus meningkat penjualannya. Salah satu langkah pertama dimulai dari Samsung UA46EH6030M yang dipatok di kisaran 14,5 juta rupiah. Bagi yang masih mengeluhkan bahwa angka itu terlalu tinggi, perlu mengetahui bahwa di tahun 2011 seperangkat TV LED 3D dari Samsung di kelas yang sama dibandrol di kisaran 20 juta rupiah. Tentunya jika Anda bersabar, harga 14 juta rupiah ini seharusnya akan turun di tahun depan.

Namun bagi Anda yang membutuhkan TV LED 3D yang canggih dan memiliki kualitas gambar keren serta kemampuan memutar berbagai file video langsung di TV, tanpa menuntut desain yang ekstra cantik atau fitur Smart TV, wajib melirik TV Samsung berikut ini.

Yang Canggih
+ Kualitas gambar prima, dengan warna dan ketajaman yang baik
+ Performa 3D cukup baik, termasuk fitur konversi konten 2D ke 3D
+ Harga relatif terjangkau dibandingkan tahun lalu
+ Mampu memutar banyak format video
+ Kualitas suara dari speaker internal baik

Yang Kurang
– Desain standar
– Sudut pandang terbatas saat memutar video 3D
– Agak lambat membaca hard disk

Spesifikasi Samsung 46EH6030:

Ukuran layar: 46 inci (116,84cm)
Resolusi: 1920×1080 piksel
Audio: Dolby Digital Plus / Dolby Pulse, SRS TheatreSound HD
Sound Output(RMS): 10 watts x 2
Konektivitas: 2xHDMI, 1xUSB, 1xHeadphone, 1xComponent In, 1xComposite In, 1xEthernet, 1xRF In
Konsumsi Daya: Kurang dari 0,5 watt (standby). 69 watts (rata-rata saat menyala)
Fitur: Wide Color Enhancer, Digital Noise Filter, Celar Motion Rate 200/240Hz, Allshare, ConnectShare, Game Mode
Ukuran: 1,060.0 x 622.5 x 96.2mm (tanpa stand) / 1,060.0 x 681.1 x 277.6mm (dengan stand)
Berat: 11,3 kg (tanpa stand) / 13,3 kg (dengan stand)