Seri Xperia J diumumkan bersamaan dengan 2 seri lainnya, di mana salah satunya adalah smartphone yang digunakan oleh James Bond dalam film terbarunya, Skyfall. Pekan lalu, SONY Mobile Communications Indonesia mengajak beberapa rekan media untuk berinteraksi langsung dengan smartphone untuk pasar menengah ini.

Dengan layar 4 inci beresolusi FWVGA, Xperia J sudah menggunakan Gorilla Glass. Dalam video di bawah, dapat Anda lihat lekukan tubuh J yang terlihat “seksi” sekaligus unik. Selain letak-letak tombol dan port, kami juga mengunjungi bagian dalam – tepatnya di belakang casing, sehingga terlihat bahwa baik kartu SIM maupun microSD hanya dapat dimasukkan dan dikeluarkan dengan melepas baterai.

Setelah itu saya menjelajahi menu-menunya seperti Settings untuk melihat versi Android yang digunakan hingga fitur keamanan Face Unlock. Kesan yang kami rasakan saat menggulir menu utama secara cepat, masih terasa laggy meski hampir tidak mengganggu.

Berikutnya kami mengganti-ganti tema untuk menunjukkan kepada Anda perubahan lampu LED di lis transparan bawah yang akan mengikuti warna temanya tersebut.

Sektor kamera tentu saja tak boleh ketinggalan. Bermodal rilis di meja, kami pun memotret obyek berupa teks untuk menguji kinerja fokusnya. Berbagai opsi kamera juga kami jelajahi. Fungsi perekam video dengan obyek yang sama kami rekam dan putar hasilnya. Di sana terlihat resolusi maksimal yang dapat dihasilkan baru sebatas VGA.

Seperti pernah kami ulas sebelumnya. Xperia J diperkuat oleh prosesor single-core Scorpion 1GHz dengan RAM 512MB dan memori internal 4GB. Jika dulu kami memprediksi Xperia J akan dilepas ke pasar di kisaran 3 jutaan rupiah, ternyata sedikit meleset. Ika Paramita, Marketing Manager SONY Mobile Communications Indonesia dalam presentasinya menjelaskan bahwa Xperia J akan dibanderol seharga Rp2.599.000 dan sudah bisa didapatkan sejak beberapa minggu lalu.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyaksikan video berikut ini.