Saat ini, tidak banyak vendor yang menaruh fokus kepada lini All-in-One PC mereka. Di tengah maraknya perlombaan Ultrabook, Lenovo mengambil kesempatan untuk membuat terobosan di bidang All-in-One PC dengan mengeluarkan seri A720. Dilengkapi dengan prosesor Intel generasi ketiga, All-in-One tertipis saat ini tersebut terlihat cukup menggiurkan untuk kami coba. Seperti apa kemampuannya? Simak review kami berikut ini.

Konsep dan desain
Seperti yang sudah kami sebutkan di awal, All-in-One (AiO) PC ini memiliki bentuk paling tipis diantara AiO yang ada di pasaran saat ini. Ketebalan layarnya hanya 24,5mm – bahkan lebih tipis dibanding iMac. Rahasianya terletak di bagian stand yang menyimpan sebagian besar perangkat keras A720. Walaupun hal tersebut membuatnya sedikit lebih besar dari iMac, ukurannya masih tergolong ramping untuk ditempatkan di meja kerja atau ruang keluarga.

Selain tipis, layar 27 inci milik A720 juga terlihat menarik dengan desain frameless yang cukup inovatif. Yang dimaksud dengan frameless di sini adalah bagian bezel dari layar A720 dibuat rata dengan layar sehingga terasa premium. Namun sayangnya, border atau bezelnya masih terlihat cukup tebal jika dibandingkan dengan beberapa monitor AiO lain.

Tetapi Lenovo masih memiliki sebuah trik keren lain yang tidak dimiliki oleh pesaingnya. Layar tersebut dapat ditidurkan hingga menjadi datar seperti sebuah meja. Dengan posisi ini, kita dapat memainkan beberapa permainan seperti Air Hockey, ataupun bermain Piano virtual bersama anggota keluarga di rumah. Hebatnya lagi, dalam posisi apapun layarnya masih terlihat dengan jelas.

Di bagian konektivitas, Lenovo menyematkan beragam port yang lengkap, meliputi dua buah USB 2.0, dua buah USB 3.0, sebuah Multi Card reader, HDMI out dan HDMI in, audio jack, dan sebuah colokkan TV Tuner. Adanya koneksi HDMI In memampukan Anda untuk menikmati hiburan dari perangkat lain seperti PlayStation 3, HD Camcorder, dan lain sebagainya. Dengan port TV Tuner, AiO ini juga bisa menampilkan siaran TV lokal. Sementara HDMI Out dapat menyambungkannya dengan sebuah monitor tambahan. Cukup lengkap sebagai alat hiburan bukan?

Dapat kami katakan, desain IdeaCentre A720 merupakan salah satu yang terbaik diantara yang terbaik seperti halnya HP Z1 dan iMac 27 inci.

Fitur
Untuk menikmati pengalaman layar sentuh A720 lebih lengkap dan mudah, Lenovo menyertakan sebuah aplikasi yang dinamakan IdeaTouch. Di dalamnya, pengguna akan disuguhkan dengan beragam hiburan seperti game, pemutar musik, dan aplikasi-aplikasi lain yang memanfaatkan kendali sentuhnya. Contohnya ARC Photostudio Paint yang mampu memanfaatkan kendali sentuh A720 dengan baik.



Lenovo juga menyertakan beberapa fitur pelengkap yang menarik. Salah satu diantaranya adalah VeriTouch yang merupakan fitur pengaman alternatif selain password dan face recognition VeriFace. Fitur ini mengingatkan kami kepada lockscreen smartphone atau tablet.

Beralih ke layar 27 incinya, kami cukup senang melihat pengaturan brightness dan mode tampilan layar di bagian kanan bawah layar yang dikendalikan dengan sentuhan jari. Di bagian ini juga, terdapat kendali untuk berpindah fungsi ke TV tuner atau HDMI.

Di dalam AiO PC terbaru mereka, Lenovo menanamkan fitur unggulan mereka yang telah disempurnakan yakni Enhanced Experience 3.0. Fitur ini diklaim mampu mempercepat kinerja komputer terutama saat melakukan booting up. Walau tidak secepat yang dikatakan Lenovo, A720 mampu menyelesaikan booting awal dengan waktu hanya 27 detik saja.

Performa
Bermodalkan prosesor quad core Intel Core i7-3610QM yang didukung oleh RAM 8GB dan kartu grafis Nvidia GeForce GT630M 2GB, IdeaCentre ini tampak siap untuk menghadapi ujian-ujian kami.

Pertama kami menjalankan aplikasi benchmark 3DMark06 untuk melihat kemampuan rendering 3D A720. Melihat skornya sebesar 9471, kami cukup puas sekaligus penasaran akan kemampuan gamingnya secara nyata. Maka kami menginstall Batman: Arkham City yang notabene cukup menguji kehebatan kartu grafis PC.

Agar ada bayangan seperti apa performanya, kami menjalankan benchmark yang ada di game dengan setting grafis paling tinggi di DirectX 9. Paduan prosesor Core i7 dan GeForce GT630M ini menghasilkan rata-rata 23fps – tidak mengecewakan, walau tidak sehebat yang kami kira sebelumnya. Namun saat mencobanya langsung, fps turun hingga 15-20fps saja ketika Batman menghadapi banyak musuh sekaligus.

Untuk menguji kemampuan prosesor Intel Core generasi ketiga A720, kami membuka Adobe Premiere Pro CS5 dan memasukan ratusan klip AVCHD dengan durasi total sekitar 17 menit. Tanpa melakukan banyak penyuntingan, semua klip tersebut kami gabung dan di-render dalam format h.264. Melihat IdeaCentre A720 mampu menyelesaikannya dalam waktu kurang lebih 20 menit saja, kami pun merasa puas dengan performanya.

Dalam urusan menikmati multimedia, layar 27 inci dengan resolusi full HD A720 terasa sangat memuaskan. Layarnya sangat terang dan mampu menghasilkan warna yang terlihat hidup. Walau karena ukurannya yang besar, banyak icon yang terlihat kurang tajam dan perlu jarak tertentu untuk dapat menonton film HD secara optimal.

Suara yang dihasilkan speaker stereonya juga bertenaga. Namun kami tetap menyarankan untuk menggunakan speaker PC tambahan karena tanpa adanya subwoofer, menonton ataupun mendengarkan musik terasa kurang nyaman dengan speaker bawaannya.

Kesimpulan
Pertama kali melihatnya, IdeaCentre A720 memang sudah memikat hati kami dengan desain super tipis serta kemampuan layarnya yang dapat dilipat dan ditidurkan. Tidak hanya itu, layar sentuhnya juga sangat responsif dalam membaca input jari hingga 10 titik sekaligus. Inilah yang menjadi kekuatan utamanya untuk bersinar diantara kompetitor-kompetitornya.

Dengan spesifikasi yang premium, performa A720 memang tidak perlu diragukan lagi untuk menjalankan berbagai aplikasi bahkan yang membutuhkan kinerja grafis tinggi sekalipun. Namun tidak ada barang yang sempurna – resolusi 1920×1080 di layar 27 incinya terasa kurang optimal dibandingkan iMac 27 inci. Sama seperti AiO kebanyakan, kualitas suara pada speaker internalnya juga terasa kurang memuaskan.

Secara keseluruhan, Lenovo A720 mampu memberikan performa yang cukup seimbang namun dengan harga yang lebih terjangkau – yakni Rp 18,9 juta – dibandingkan pesaing-pesaing terdekatnya.

Kelebihan
+ Touchscreen responsif serta akurat dengan multitouch hingga 10 jari
+ Layar full HD cukup tajam dan sangat terang
+ Desain tipis
+ Suara besar bertenaga
+ Boot time cepat, hanya 27 detik

Kekurangan
- Saturasi warna kurang hidup
- Bezel tebal
- Suaranya kurang jernih, terlalu treble