Setahun yang lalu, ASUS cukup menggemparkan pasar dengan merilis notebook yang teknologi audio hasil kerjasama dengan pihak lain. Notebook tersebut tak lain adalah N Series yang diperbaharui dengan audio racikan dari Bang & Olufsen. Tahun ini mereka menyempurnakan seri N tersebut dan memberi kami kehormatan untuk mencicipinya. Untuk itu simak hasil pengujian kami berikut ini.

Desain dan konsep
Sebagai notebook multimedia, ukuran N46SM yang besar tidak membuat kami heran. Selain besar, notebook ini juga tergolong berat. Terlebih lagi saat melihat ukuran charger-nya yang lebih besar dibanding notebook seukurannya. Hal tersebut tentu akan mengurangi kenyamanan saat membawanya bepergian.

Desain N Series terbaru ini mengalami peningkatan yang cukup baik. Bahan metalik bertekstur di bagian atasnya terlihat semakin keren dengan logo ASUS yang menyala. Di bagian dalam notebook, kami disuguhi bodi aluminium berwarna silver dengan desain speaker penuh titik-titik yang menyerupai riak air. Berkat rancangan yang indah ini pula ASUS N46SM meraih penghargaan Red Dot Design 2012.


Saat menjajal keyboardnya, ada beberapa hal yang cukup menarik dibahas. Pertama ukuran serta layout tombolnya. Dibandingkan seri K, kami sangat menyukai keyboard N46 – layout dan ukuran tombolnya terutama di bagian cursor arrow, atau tombol sarah panahnya sangat pas di jari. Walau bukan keyboard yang paling enak untuk digunakan mengetik, namun N46SM ini cukup memuaskan. Touchpad-nya pun sangat responsif dan akurat. Kontrol gesture terbaca dengan baik dan cepat.

Berbicara mengenai konektivitas, notebook multimedia premium ini tidak kekurangan. Bahkan ASUS menyertakan sebuah Kensington Lock untuk mengamankannya. Namun ada yang menarik dari desain N46SM ini. Di bagian kiri atas keyboard ada sebuah tombol untuk mengaktifkan fitur Instant Key, yang akan kami bahas nanti.

Singkat kata, ASUS N46SM merupakan salah satu notebook multimedia tercantik yang ada saat ini.

Fitur
Agak sulit untuk kami untuk mulai membahas bagian ini. Bukan karena fitur yang terlalu sedikit, tapi justri sebaliknya, notebook ASUS ini memiliki fitur yang cukup melimpah. Mulai dari software bawaan maupun dari teknologi baru yang ditambahkan.

Salah satu yang paling membuat kami terkesan adalah teknologi Super Hybrid Engine II. Teknologi ini memberikannya kemampuan seperti sebuah Ultrabook yang dapat langsung digunakan dari mode stand-by. Kami mencatat kira-kira notebook ini hanya memerlukan waktu 2-3 detik untuk masuk ke Windows dari mode Stand-by. Selain itu dalam kondisi Sleep Mode, baterainya tetap terjaga awet dan tidak terkuras dengan cepat.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, ASUS menyematkan tombol khusus untuk aplikasi Instant Key. Uniknya, kita dapat mengkustomisasi tombol tersebut melalui antar muka aplikasi Instant-Key. Fitur ini sebenarnya cukup berguna, namun sayangnya kita hanya bisa menempatkan satu perintah saja.

Fitur lain yang menarik perhatian kami adalah fitur MaxxAudio 3 besutan Waves Audio. Saat dijalankan, aplikasi MaxxAudio 3 ini menampilkan pengaturan audio yang sangat lengkap. Namun perlu diketahui, pengaturan audio di MaxxAudio 3 ini memerlukan keahlian dan pengetahuan akan ilmu audio yang di atas rata-rata. Kami juga cukup menyayangkan bahwa ASUS tidak menyediakan preset atau settingan audio optimal yang telah dibuat sebelumnya. Walaupun begitu, saat kami mengutak-utik aplikasi tersebut, memang ada perbedaan kualitas suara yang terasa.

Satu lagi fitur audio yang menarik adalah aplikasi ASUS Music Maker yang dikembangkan bersama Magix. Dengan Music Maker, pengguna disuguhkan dengan sebuah interface yang mirip dengan aplikasi editing profesional.

Performa
Di seri N46 terbaru ini, ASUS menanamkan fitur Super Hybrid Engine II yang diklaim dapat mempercepat waktu resume dari mode standby layaknya Ultrabook. Hasilnya memang cukup mengesankan – kami mencatat bahwa notebook ini hanya memerlukan waktu sekitar 3 detik untuk dapat kembali digunakan dari mode standby.

Namun, tidak hanya itu, kami pun merasa penasaran dengan waktu bootingnya. Dengan tidak disertakannya SSD, sangat wajar bila bootingnya mencapai 55 detik. Hal ini justru menguatkan keunggulan fitur SHE II yang dapat mempercepat waktu resume tanpa bantuan SSD.

Dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5-3210M berkecepatan 2,5 GHz serta RAM 6GB, ASUS N46SM maju untuk pengujian performa PC melalui aplikasi benchmark PCMark7 serta 3DMark06 untuk melihat kemampuan gaming 3D-nya. Di dalam pengujian PCMark7, ASUS N46SM ini berhasil meraih angka sebesar 1605 PCMark. Angka tersebut tergolong cukup memuaskan diantara produk-produk sekelasnya.

Hasil yang lebih membanggakan terlihat di pengujian 3DMark06. Walaupun bukan notebook gaming, namun dengan kartu grafis Nvidia GeForce GT 630M, ASUS N46 ini mampu meraih nilai sebesar 10026. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa notebook multimedia ini dapat menjalankan game-game terkini.

Tentunya kami ingin merasakannya langsung, ketimbang hanya melihat angka. Kami menjalankan game Max Payne 3 yang tergolong cukup berat untuk PC sekalipun guna melihat potensi dari ASUS N46 ini. Sepanjang permainan kami nyaris tidak menemukan lag parah dalam kondisi semua setting grafis diaktifkan.

Namun sebagai notebook multimedia, kami ingin melihat bagaimana performa ASUS N46 ini dalam menyuguhkan hiburan. Musik adalah pilihan pertama kali untuk menguji kemampuan speaker plus subwoofer besutan Bang & Olufsen yang dilengkapi teknologi ICE Power serta SonicMaster milik ASUS. Saat memutar musik yang berirama Electronic Jazz dari grup De Phazz, kami cukup merasakan suara yang bertenaga keluar dari kedua speaker yang ada di bagian atas dekat keyboard.

Selain bertenaga, suara yang dihasilkan juga detil, dengan staging yang cukup baik, dan jelas. Namun ada beberapa hal yang sedikit mengganjal. Saat audio diputar cukup keras, kejernihan suara menjadi berkurang dan sedikit sember. Apalagi ketika Anda melepas Subwoofer eksternalnya – speaker ASUS N46 langsung kehilangan tenaga, seperti Superman terkena Kryptonite. Demikian juga saat menonton film HD. Berkat subwoofer tersebut, kami tidak memerlukan sebuah headphone tambahan untuk menikmati audio yang berkualitas. Kualitas gambarnya pun mampu menyaingi kualitas audionya sendiri.

Kesimpulan
Melalui berbagai macam pengujian, ASUS N46SM telah sukses meraih hasil yang jauh dari kata mengecewakan. Walau mungkin bukan yang tercepat ataupun yang terbaik, notebook multimedia premium ini memuaskan kami dari berbagai aspek. Performa multimedia, gaming, dan kinerja multitasking-nya berada di atas rata-rata notebook sekelasnya.

Desainnya, dapat dikatakan, merupakan salah satu yang terbaik di pasaran. Fitur-fitur unggulannya seperti SHE II, Instant-on Key, dan lain-lain memperkaya kemampuan notebook ini melebihi notebook biasa. Namun tidak berarti notebook ini tidak memiliki kekurangan. Kualitas audionya memang hebat namun tidak sehebat yang kami bayangkan. Notebook ini juga sangat berat dan repot untuk dibawa bepergian karena charger yang besar, serta subwoofer mungil tersebut.

Singkat kata, notebook ini memang cocok dijadikan alat hiburan di rumah dan bukan untuk penggunaan sehari-hari dalam bekerja di luar rumah. Jika Anda berencana ingin menggantikan PC using Anda dengan notebook yang sanggup melakukan semuanya, ASUS N46 ini bisa menjawabnya.

Kelebihan
+ Desain juara
+ Layar terang dan tajam
+ Waktu resume dari stand-by mirip Ultrabook
+ Audio bertenaga

Kekurangan
– Portabilitas rendah karena bentuk dan aksesoris pendukung lainnya