Ini adalah seri terakhir dari rangkaian smartphone Samsung terbaru yang hadir ke Indonesia saat ini: Samsung GALAXY ACE 2. Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa ini merupakan penerus ACE sebelumnya yang cukup diminati pasar, karena desainnya yang berkelas diikuti dengan spesifikasi cukup tinggi (pada zamannya), namun dibanderol dengan harga menengah. Apakah ACE 2 dapat meneruskan jejak kakaknya tersebut?

Desain ACE 2 terlihat lebih membulat (rounded) dengan sudut-sudut melengkung alias tidak kaku – berbeda dengan kakaknya yang bagi sebagian orang terlihat seperti iPhone. Casing belakang ACE 2 juga tidak didesain berkontur seperti kebanyakan ponsel Samsung lainnya.

Setelah memperhatikan beberapa poin di bodinya tersebut, saya langsung menyambangi menu Pengaturan untuk melihat versi Android dan memori internal yang disediakan. Berikutnya, saya langsung mencoba sektor kamera ACE 2 yang terletak di sisi belakang maupun depan. Mencoba foto dan video lalu langsung melihat hasilnya di Galeri adalah mutlak. Meski terdapat opsi suara 5.1ch ketika memutar video, Anda baru bisa memaksimalkannya jika menancapkan earphone atau headset.

Terakhir adalah menyambangi peramban untuk sekaligus mencoba performa keyboard virtualnya. Terasa jelas perbedaan performa zoom in/out pada GALAXY ACE 2 dengan ACE Duos yang saya coba sebelumnya, di mana ACE 2 jauh lebih cepat dan halus dalam merespons perintah. Maklum saja, prosesor ACE 2 kan lebih tangguh dengan harga lebih tinggi pula.

Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat menyaksikan video di bawah yang juga mengulas lebih banyak fitur dan keunggulan ACE 2 dibandingkan seniornya terdahulu, dengan format video picture-in-picture sehingga memungkinkan Anda untuk sekaligus mengikuti sesi presentasi produk dengan lebih jelas.