Di tengah maraknya notebook berdimensi ringkas yang ditenagai intel Ivy Bridge di pasaran, Acer mengisi segmen netbook dengan mengeluarkan TravelMate B113. Dengan mengandalkan kinerja prosesor Intel Core generasi kedua, Travelmate B113 dapat dikatakan bukan netbook biasa.

Mengapa saya katakan demikian? Pasalnya, kebanyakan netbook menggunakan prosesor Intel Atom yang kelasnya jauh di bawah Sandy Bridge. Selain itu, karena ini adalah seri TravelMate, maka salah satu ciri khasnya adalah daya tahan baterai yang lebih lama dari biasanya.

TravelMate B113 memiliki layar 11,6 inci dengan resolusi 1366 x 768 pixel yang umum dimiliki oleh sebuah netbook. Namun, dibandingkan produk-produk sejenis, B113 tergolong cukup berat dengan bobot 1,88 Kg.

Sebagai pendorong kinerjanya, Acer menanamkan prosesor Intel Core i3-2377M berkecepatan 1,5 GHZ yang didukung oleh RAM DDR3 sebesar 4GB. Selain it tersedia juga sebuah hard disk berkapasitas 500GB sebagai media penyimpanan, konektivitas Wi-Fi N, USB 3.0, HDMI, serta baterai berkapasitas 4400mAh. Untuk pilihan yang lebih ekonomis, Acer juga menawarkan TravelMate B113 dengan prosesor Intel Pentium B967 berkecepatan 1.3GHz.

Sayangnya, produk yang baru diluncurkan untuk pasar Internasional ini dibanderol dengan harga US$700 untuk versi Core i3, dan sekitar US$563 untuk versi Pentium B967. Dengan jumlah tersebut, Anda bisa membeli sebuah laptop yang bertenaga, atau jika memiliki tambahan budget, Anda dapat mendapatkan sebuah Ultrabook seperti Acer Aspire S3.