Review: Sony Tablet S

Beberapa waktu lalu, kami telah memberitakan kabar hadirnya Tablet PC pertama besutan Sony, Sony Tablet S. Walaupun sudah cukup lama diluncurkan di negeri tetangga, namun mengingat belum ada Tablet versi terbaru dari Sony, maka inilah satu-satunya tablet PC dari Sony di Indonesia saat ini.

[tab:Konsep dan desain]

Hadir dalam ukuran 9.4-inci, Sony Tablet S dikemas dalam desain body yang terbuat dari plastik, dengan peletakkan tombol-tombol yang sangat mudah dijangkau dan nyaman digunakan. Layar sentuh kapasitifnya memiliki tingkat kerapatan 800×1280 pixels, dan mengusung teknologi layar TruBlack yang cukup baik dalam menyajikan visual-visual yang kaya warna dan dapat Anda nikmati dari berbagai sudut pandang tanpa harus kehilangan kualitas visualnya baik didalam maupun diluar ruangan. Hanya saja, patut disayangkan Sony Tablet S belum dilengkapi dengan ketangguhan layar Gorilla Glass yang umum digunakan Tablet PC dari pabrikan lain saat ini. Jadi untuk melindungi layarnya, Anda harus merogoh kocek ekstra untuk membeli anti gores.


Sony Tablet S hadir dengan konsep desain yang unik, berbeda dengan kebanyakan desain Tablet PC yang beredar saat ini. Demi memberikan kenyamanan yang optimal, desain Sony Tablet S terinspirasi dari sebuah buku yang dilipat. Hasilnya, Sony Tablet S muncul dengan desain yang agak tebal di atas dan menipis di bawah. Jika memegangnya dalam posisi portrait, rasanya akan mirip seperti memegang majalah yang dilipat ke belakang. Dalam posisi landscape atau melebar, Sony Tablet S memberikan sudut pandang yang optimal saat diletakkan di atas meja atau di pangkuan berkat desain uniknya tersebut. Dengan tekstur yang memiliki pola di bagian tebalnya, Sony Tablet S terasa nyaman saat dipegang dan tidak licin di tangan.

Sony Tablet S dilengkapi dengan dua buah kamera. Pada bagian belakang tersedia kamera beresolusi 5 MP dan pada bagian depan tersedia sebuah kamera beresolusi 0.3 megapixel yang terletak di bagian atas layarnya.

Dalam hal konektivitas, Anda akan menemukan port audio jack 3.5mm pada bagian kanannya, port microUSB dan sebuah slot kartu memori SD yang tersembunyi dibalik sebuah penutup. Sedangkan pada bagian kanan, Anda akan menemukan tombol power, tombol pengaturan volume suara dan reset yang sangat nyaman digunakan meski letaknya cukup tersembunyi pada bagian samping kanan atas bodnya.

Pada bagian bawah tersedia buah port khusus untuk mengisi ulang baterai. Dengan mengusung port khusus seperti ini membuat Anda harus selalu siap sedia dengan charger Sony Tablet S. Pasalnya, Sony Tablet S hanya dapat diisi ulang tenaganya melalui port ini dan tidak dapat dilakukan melalui port microUSB.

Untuk Speaker, Sony menyematkan dua buah speaker kiri dan kanan pada bagian tengah belakang body Sony Tablet S.

[tab: Fitur dan Performa]

Fitur

Sebagai Tablet PC pertama mereka, Sony Tablet S dilengkapi dengan beberapa fitur yang terbilang inovatif. Sony Tablet S hadir dengan Sistem Android Honeycomb 3.1 yang kedepan dijanjikan akan mendapatkan update ke Android Ice Cream Sandwich (ICS). Sistem operasi Honeycomb ini dihadirkan dengan tampilan user interface(UI) buatan Sony. Versi yang dimasukkan di Indonesia adalah versi Wi-Fi, tanpa dukungan 3G.

Pada bagian homescreen, Anda dapat menemukan beberapa icon shorcut untuk masuk ke aplikasi seperti music player, video player, gallery, social feed reader, remote control dan select App disamping beberapa icon shorcut aplikasi lain yang dapat Anda tambahkan sendiri. Desain icon dan penataan daftar aplikasi ini sendiri amat berbeda dengan tablet lain berbasis Android.


Tampilan UI dari Sony ini, dilengkapinya dengan beberapa toolbar di bagian atas yang berukuran lebih kecil, untuk mengakses aplikasi seperti Google Search, browser, email, mengatur koneksi Wi-Fi dan Social Feed. Tersedia juga toolbar favorites yang dapat dimanfaatkan untuk mengakses beberapa aplikasi yang paling menjadi favorit.

Bagi Anda yang gemar berselancar di dunia maya, browser Sony Tablet S telah hadir dengan teknologi Quick View yang memiliki proses loading lebih cepat dan efisien dibanding browser standar Android. Tentunya, kecepatan Internet masih bergantung pada seberapa cepat kecepatan akses data yang Anda gunakan ketika terhubung lewat koneksi Wi-Fi.

Fitur istimewa lainnya adalah Remote Control. Dengan fitur ini, Anda dapat menghubungkan Sony Tablet S ke proyektor, layar televisi atau perangkat lain seperti iPod Dock dan home theater. Ketika Sony Tablet S terhubung ke perangkat yang dipilih, Anda dapat mengirimkan file-file multimedia seperti video, musik atau gambar ke perangkat yang diinginkan dengan fitur Throw Content.

Meski kami tidak sempat mencoba fitur ini karena keterbatasan perangkat, namun kami yakin fitur ini akan sangat mudah digunakan dan cukup kompatibel dengan banyak perangkat lain. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kategori perangkat dan manufaktur yang telah tersedia pada Sony Tablet S yang kompatibel dengan perangkat ini.

Khusus bagi Anda yang gemar bermain game, Sony Tablet S telah hadir dengan sertisifikasi PlayStation yang sama dengan perangkat Sony Ericsson Xperia Play. Jadi bagi yang ingin bernostalgia dengan game-game PlayStation generasi pertama, Anda dapat melakukannya dengan mudah di Sony Tablet S. Sebagai permulaan, Sony telah melengkapi Tablet S dengan game Crash Bandicoot dan Pinball Heroes. Selain game-game dari PlayStation, Anda juga dapat mengunduh beberapa game yang kompatibel dengan NVIDIA Tegra melalui NVIDIA Tegra Zone atau game-game lain yang tersedia di Android Market. Pendek kata, game adalah salah satu kekuatan Sony Tablet S.

Dan terakhir bagi Anda yang gemar bersosialisasi di dunia maya, Sony Tablet S dilengkapi dengan fitur Social Feed Reader yang dapat langsung menampilkan tampilan sosial media seperti akun Facebook dan Twitter dalam satu tampilan layar. Aplikasi ini amat memudahkan karena Anda tidak perlu beralih antar aplikasi hanya untuk mengakses Facebook dan Twitter.

Performa

Sony Tablet S dibekali dengan prosesor Dual-Core Nvidia Tegra 2 1GHz dan didukung dengan memori RAM sebesar 1GB. Dengan kecepatan prosesor dan memori RAM yang cukup besar tersebut, Anda dapat melihat hasil test benchmark Sony Tablet S berikut ini.

Meskipun hasil test benchmark Sony Tablet S mencetak hasil angka yang kurang memuaskan, namun pada kenyataanya performa Sony Tablet S cukup responsif dalam menjalankan berbagai aplikasi atau saat menjalankan aplikasi secara bersamaan.

Multimedia

Dalam hal multimedia, Sony Tablet S telah dilengkapi dengan pemutar video dan pemutar musik yang tergolong sangat baik. Untuk uji coba video, Sony Tablet S mampu memutar file video HD beresolusi 720p dengan sempurna pada layar 9.4-incinya. Bicara soal layar, Sony Tablet S memiliki layar yang terang dan tajam. Semua konten multimedia dapat disajikan dengan apik.

Pada sektor audio, kualitas speaker Sony Tablet S patut diacungi jempol. Penempatan speaker yang tepat membuat kualitas audio Tablet PC ini sangat baik dan jauh di atas rata-rata Tablet PC yang ada di pasaran. Jadi bagi Anda yang tidak suka mendengarkan musik lewat headphone, speaker internal Sony Tablet S sudah sangat baik untuk menyajikan alunan musik favorit Anda atau menemani Anda menonton film kesayangan.

Bagi yang gemar mendengarkan musik lewat headphone, kualitas suaranya dapat dioptimalkan dengan adanya dukungan fitur Equalizer yang dapat dikostumisasi serta beberapa preset EQ yang telah disertakan dan dapat dipilih sesuai dengan musik yang Anda dengarkan.

Kamera

Pada bagian belakang Tablet PC ini tersedia sebuah kamera beresolusi 5 megapixel. Meski tidak dilengkapi dengan lampu flash untuk membantu Anda memotret dalam kondisi minim cahaya, namun kualitas hasil foto dari kameranya tergolong baik. Dari hasil uji coba yang dilakukan, kamera dari Sony Tablet S cukup bergantung pada kondisi pencahayaan disekitar. Pada kondisi tertentu, diluar maupun dalam ruangan dengan kondisi pencahayaan yang cukup, kameranya dapat menghasilkan foto dengan tonal warna yang relatif akurat.

IMG_20120221_092925
IMG_20120221_091943
IMG_20120221_091828
IMG_20120221_091806
IMG_20120221_092006

[tab:Kesimpulan]

Dalam kemasan desain unik yang diusungnya, membuat Sony Tablet S sangat nyaman digunakan ketika diajak bermobilitas. Minus koneksi 3G bukan masalah yang berarti bagi Sony Tablet S, karena Anda masih dapat memaksimalkannya dengan menghubungkannya ke MiFi (WiFi Portabel) atau koneksi Wi-Fi di area hotspot.

Performa yang cukup responsif dalam hal multitasking, dukungan sertisifikasi Playstation serta banyaknya fitur unggulan seperti Remote Control dan Social Feed Reader menjadi nilai tambah tersendiri bagi yang mencari kemudahan terhubung keperangkat lain atau terhubung ke akun jejaring sosial Anda.

Kualitas audio yang sempurna dan kemampuan memutar video dengan resolusi HD akan menambah keasyikan menggunakan Sony Tablet S di mana saja. Walau kameranya belum dilengkapi dengan lampu kilat atau flash, namun hasilnya cukup oke sebagai pelengkap. Selain memotret, tentunya kamera tersebut dapat digunakan untuk video call.

Dengan banderol harga sekitar Rp 4.900.000 untuk kapasitas 16GB dan Rp 5.690.000 untuk kapasitas 32GB, Sony Tablet S tergolong premium. Beberapa pesaingnya bahkan menawarkan fitur lebih untuk harga yang sama. Namun dengan desain ergonomis dan beberapa fitur unik seperti sertifikasi PlayStation dan Remote Control, Sony Tablet S merupakan sebuah tablet yang menarik. Bagi Anda yang menginginkan tablet keren dengan fitur multimedia berkualitas, rasanya Sony Tablet S dapat menjadi pilihan.

Plus: Desain cantik dan ergonomis, sertifikasi PlayStation, fitur Remote Control, kualitas audio mantap, baterai tangguh.

Minus: Layar tidak mengusung teknologi layar Gorilla Glass, tidak dapat mengisi ulang baterai via port microUSB, harga premium.

Spesifikasi Sony Tablet S:

Layar: layar sentuh kapasitif TruBlack 9.4-inci, 800×1280 pixels
Prosesor: Nvidia Tegra 2 Dual-core 1 GHz Cortex-A9
RAM: 1GB
Memori Internal: 16GB dan 32GB, dapat diekspansi melalui slot kartu memori SD
Konektivitas: Kabel Jack audio 3.5mm, Wi-Fi, Bluetooth, port microUSB
Kamera: depan 5MP, belakang 2MP
OS: Android Honeycomb 3.1

About The Author

Walaupun berlatar belakang graphic design, Renhard amat gandrung dengan berbagai teknologi tercanggih, mulai dari komputer sampai fotografi dan videografi.