samsung galaxy nexus

Saya termasuk beruntung mendapatkan pinjaman Samsung Galaxy Nexus, yang merupakan smartphone flagship Android terbaru Google, untuk saya review. Jatah waktu 5 hari untuk mencoba smartphone ini terasa kurang, apalagi untuk menjelajahi semua fitur yang tersedia di versi terbaru Android versi 4.0 Ice Cream Sandwich. Samsung Galaxy Nexus ini kabarnya akan segera dijual di Indonesia pada bulan Desember 2011, dengan kisaran harga sekitar 6 juta rupiah. Berikut ini adalah kesan yang saya dapatkan selama menggunakannya dalam waktu relatif singkat.

[tab: Konsep & Desain]

Tutup batere, bagian belakang, dan batere

Pinjaman yang saya terima hanya berupa unit handheld, foto di atas adalah tampak belakang saat tutup baterenya dibongkar. Seluruh badan unit terbuat dari plastik, tutup baterenya sendiri tipis seperti biasa pada keluarga Samsung Galaxy, dan bagi yang belum terbiasa akan mengalami sedikit kesulitan membukanya, karena belasan kait yang membuatnya menempel erat pada unit.

galaxy nexus tampak samping

Dengan dimensi 135.5 x 67.9 x 8.9 mm, Galaxy Nexus termasuk tipis untuk ukuran sebesar itu. Layarnya juga sedikit melengkung cekung, ciri khas sejak Nexus S.

batere samsung galaxy nexus

Batere yang termasuk berkapasitas besar, 1750 mAH, dipergunakan sebagai sumber daya Galaxy Nexus, namun apakah ini sudah cukup?

tampak belakang

Tutup batere bertekstur di bagian belakang membuatnya tidak licin di tangan, walaupun sekelilingnya adalah plastik metalik abu-abu gelap yang mulus.

bagian atas samsung galaxy nexus

Bagian atas yang polos, hanya terlihat cekungan untuk membuka tutup batere, serta sebuah lubang kecil di sebelahnya yang sepertinya berfungsi sebagai lubang mikrofon belakang.

tombol power samsung galaxy nexus

Samping kanan atasnya terdapat tombol power, yang gampang dijangkau oleh jempol. Peletakan ini sepertinya standar di semua seri Samsung Galaxy, yang sayangnya bagi saya kurang bagus posisinya, karena membuatnya sulit diletakkan dengan posisi landai/landscape.

konektor di kanan bawah samsung galaxy nexus

Di bawah tombol power ada tiga buah titik kontak yang berfungsi sebagai konektor dock Galaxy Nexus.

bagian bawah samsung galaxy nexus

Bagian bawah tempat colokan konektor handsfree ataupun headphone standar 3.5 mm, ditambah lubang mikrofon serta slot micro USB v2.0. Di bagian belakangnya adalah lubang speaker internal.

Kamera 5 MP Samsung Galaxy Nexus

Kamera belakang Galaxy Nexus dengan resolusi 5 MP, dilengkapi dengan LED flash. Memang agak mengherankan mengingat Samsung Galaxy S2 pendahulunya sudah dilengkapi dengan kamera 8 MP. Kamera depan Galaxy Nexus sendiri punya resolusi 1.3 MP.

galaxy nexus di tangan

Layar Super AMOLED selebar 4.65″ dengan resolusi HD 1280 x 720 membuat Galaxy Nexus adalah smartphone android dengan kerapatan piksel tinggi, 316 DPI, hanya selisih sedikit dengan retina display iPhone 4 yang memiliki kerapatan 326 DPI. Dan memang layar Galaxy Nexus ini mampu menampilkan 16 juta warna dengan sangat bagus dan tajam.

[tab: Ice Cream Sandwich]

home screen galaxy nexus

Banyak perubahan yang mencolok dari Android 4 Ice Cream Sandwich (ICS) ini ketimbang versi-versi sebelumnya, antara lain adalah hilangnya tombol menu. Tombol yang ada adalah 3 softbutton berupa back, home dan multitasking. Softbutton ini hanya akan menyala saat aktif, ataupun akan berpendar jika ada SMS atau mail yang baru datang. Tidak ada lagi tombol search, yang fungsinya digantikan dengan widget Google search yang ada di tiap halaman homescreen.

Android 4.0.1 Ice Cream Sandwich

Versi sistem operasi android dari unit yang dipinjamkan ke saya adalah 4.0.1, namun Galaxy Nexusnya sendiri adalah versi ENGINEERING, sehingga kemungkinan besar versi retail akan berbeda dengan ini. Untuk masuk ke menu settings, ada aplikasinya tersendiri karena tombol menu yang sudah tidak ada.

Multitasking di Samsung Galaxy Nexus

Jika pada versi android sebelumnya untuk menampilkan aplikasi sebelumnya (MRU = Most Recently Used) adalah dengan menekan tombol home yang lama, maka di ICS ada softbutton multitasking khusus untuk langsung menampilkannya. Bisa dilihat bahwa orientasi softbutton turut berubah ketika dalam posisi landai/landscape.

amplop kuning

amplop merah

Sayangnya walau sudah resolusi tinggi dan posisi landai, antarmuka mail biasa maupun amplop merah Gmail masih sama saja, tidak terlihat adanya dua kolom seperti pada antarmuka amplop merah Gmail di iPad yang bahkan resolusi datarnya masih kalah ketimbang Galaxy Nexus ini (1024 vs 1280).

Keyboard Virtual Portrait Samsung Galaxy Nexus

Biasanya saya mengeluhkan tombol keyboard virtual android di posisi tegak/portrait yang terlalu kurus sehingga sering salah ketik, namun sekarang dengan layar selega ini, tombol keyboard pun menjadi lebih gemuk, sehingga mengurangi kesalahan ketik.

Application Drawer Widget Drawer

Kini application drawer tidak lagi hanya menampilkan aplikasi, melainkan juga langsung menampilkan daftar widget.

Lockscreen samsung galaxy nexus

Berbeda dengan versi android sebelumnya yang di lockscreen akan menampilkan slider untuk unlock atau mute, di ICS ini slider akan memilih unlock atau langsung ke aplikasi kamera.

tidak ada USB storage mode

Satu hal yang dihilangkan di ICS adalah kemampuan koneksi USB storage, membuat handheld seolah menjadi flashdisk atau media penyimpan eksternal. Sekarang mode yang tersedia hanyalah MTP (Media Transfer Protocol) yang mengharuskan menggunakan klien khusus yang dapat diunduh di www.android.com/filestransfer, dan PTP (Picture Transfer Protocol) yang membuat Galaxy Nexus seolah menjadi kamera digital sehingga bisa diakses hasil foto yang ada.

[tab: Aplikasi Standar]

Google Apps di Samsung Galaxy Nexus

Seperti layaknya smartphone dari Google sebelumnya, Galaxy Nexus cenderung minim aplikasi, hanya aplikasi standar dari Google yang pasti ada, dan dikumpulkan dalam satu folder Google.

Google Music

Aplikasi yang termasuk pertama kali saya coba adalah Google Music. Kebetulan karena saya sudah memasang Google Music di Macbook Air saya, semua koleksi lagu saya sudah ditransfer ke dalam cloud Google, sehingga tanpa perlu menyalin kembali koleksi berkas lagu ke Galaxy Nexus, koleksi saya sudah bisa dimainkan langsung secara streaming dari cloud yang disediakan oleh Google.

Equalizer

Tersedia berbagai pilihan preset equalizer, atau bisa juga disetel sendiri sesuai dengan selera.

Contacts

Aplikasi contacts juga sudah terintegrasi dengan berbagai layanan media sosial, jadi jika akun anda sudah tersinkronisasi, secara otomatis akan ditampilkan juga update status dari kontak kita.

Latitude

Lock GPS juga relatif cepat, dibantu dengan pengenalan lokasi melalui wifi. Sayangnya navigasi suara dari Google masih belum tersedia untuk lokal Indonesia.

web browser

Dengan layar resolusi HD 1280 x 720, pengalaman menjelajahi halaman internet menjadi menyenangkan. Hanya saja sayangnya Adobe masih belum meyediakan Flash untuk ICS ini.

[tab: Performa & Kesimpulan]

pemakaian batere samsung galaxy nexus

Dengan prosesor dualcore 1.2 GHz dari Texas Instruments, ditambah RAM sebesar 1 GB, membuat Galaxy Nexus tak pernah terasa melambat. Hanya saja, ditambah dengan layar resolusi HD 1280 x 720, membuat batere 1750 mAH cepat terkuras. Bisa dilihat hanya dalam waktu 13 jam batere tinggal 33%, dengan pemakan daya tertinggi adalah layar Super AMOLED.

game tintin di galaxy nexus

Selain Adobe yang belum siap menyediakan Flash untuk ICS, sistem hardware yang baru dari Galaxy Nexus ini membuat game baru seperti Tintin ini tidak bisa memanfaatkan layar HD dan malah menampilkan versi resolusi rendahnya. Tentu saja diharapkan hal ini akan lambat laun berubah seiring dengan makin banyaknya smartphone android yang menggunakan ICS.

aplikasi kamera samsung galaxy nexus

Dari aplikasi kamera, ada tiga mode yang bisa dipilih: Kamera, Video dan Panorama. Satu hal yang mengalami kemajuan sangat besar di Galaxy Nexus ini adalah shutter lag yang bisa dibilang mendekati nol, alias begitu tombol ditekan, tidak ada lagi jeda sampai foto benar-benar diambil.

hasil foto indoor malam hari samsung galaxy nexus

Agar tidak terjadi shutter lag, kamera harus setiap saat melakukan fokus. Dan jika fokus gagal, maka hasilnya seperti di atas, foto dalam ruangan di malam hari relatif kurang fokus dikarenakan meminimalisasi shutter lag.

hasil kamera depan samsung galaxy nexus

Untuk kamera depan dalam kondisi dalam ruangan malam hari, selama sumber penerangan masih cukup, hasilnya cukup baik.

foto indoor lowlight samsung galaxy nexus

Jika foto bisa diambil dalam keadaan tenang dan fokus, hasilnya lumayan bagus walau dalam keadaan di dalam ruangan dan kondisi temaram.

hasil foto zoom maksimum samsung galaxy nexus

Zoom pada kamera Galaxy Nexus merupakan zoom digital, jadi hasilnya memang agak mengecewakan.

foto makro indoor samsung galaxy nexus

Mengambil foto makro atau jarak dekat dengan Galaxy Nexus bukan merupakan hal yang tidak mungkin, hanya saja memang relatif tidak mudah. Hasil foto di atas masih kurang fokus pada objek.

hasil foto luar ruangan samsung galaxy nexus

hasil foto luar ruangan samsung galaxy nexus

Pada kedua foto di atas yang diambil jam 8 pagi di luar ruangan, terlihat seolah washed out alias kurang saturasi.

hasil foto panorama indoor samsung galaxy nexus

panorama A9

Salah satu fitur yang saya suka pergunakan adalah kemampuan mengambil foto panorama, yang dibantu dengan menggunakan kompas digital internal. Di sebelah atas adalah foto panorama dalam ruangan, sementara di bawahnya adalah di luar ruangan.

http://www.youtube.com/watch?v=7uIMBZmVkXU

Rekaman di atas saya lakukan pagi hari sekitar jam 8 pagi. Bisa dilihat sewaktu merekam video bisa dilakukan zooming, namun dengan hasil terpatah-patah, dan zoom-nya sendiri adalah zoom digital. Secara spesifikasi, kamera belakang Galaxy Nexus diklaim bisa merekam video 1080p@30fps, yang sayangnya tidak bisa tercapai. Hasil rekaman video di atas hanyalah 720p@30fps. Ini adalah hasil dari mediainfo:

General
Complete name : VID_20111121_074419.mp4
Format : MPEG-4
Format profile : Base Media
Codec ID : isom
File size : 59.4 MiB
Duration : 1mn 1s
Overall bit rate : 8 130 Kbps

Bisa dilihat format rekaman adalah MP4 dengan encoding MPEG-4, 1 menit rekaman memakan nyaris 60 MB dengan bitrate 8130 Kbps.

Video
ID : 1
Format : AVC
Format/Info : Advanced Video Codec
Format profile : Baseline@L4.1
Format settings, CABAC : No
Format settings, ReFrames : 1 frame
Codec ID : avc1
Codec ID/Info : Advanced Video Coding
Duration : 1mn 1s
Bit rate mode : Variable
Bit rate : 8 000 Kbps
Width : 1 280 pixels
Height : 720 pixels
Display aspect ratio : 16:9
Frame rate mode : Variable
Frame rate : 29.933 fps
Minimum frame rate : 10.006 fps
Maximum frame rate : 30.060 fps
Color space : YUV
Chroma subsampling : 4:2:0
Bit depth : 8 bits
Scan type : Progressive
Bits/(Pixel*Frame) : 0.290
Stream size : 58.3 MiB (98%)
Title : VideoHandle
Language : English

Bisa dilihat resolusi video hanyalah 720p, dengan frame rate naik turun di 30 fps sampai dengan 10 fps; artinya masih terjadi drop frame saat perekaman video.

Audio
ID : 2
Format : AAC
Format/Info : Advanced Audio Codec
Format profile : LC
Codec ID : 40
Duration : 1mn 1s
Bit rate mode : Constant
Bit rate : 96.0 Kbps
Channel(s) : 1 channel
Channel positions : Front: C
Sampling rate : 48.0 KHz
Compression mode : Lossy
Stream size : 718 KiB (1%)
Title : SoundHandle
Language : English

Rekaman suaranya sendiri dalam format AAC, namun hanya mono.

Secara hardware, Galaxy Nexus ini merupakan salah satu android high end yang menjanjikan kinerja gegas (snappy), didukung oleh CPU dualcore 1.2 GHz dari Texas Istruments beserta RAM lega sebesar 1 GB., ditambah merupakan smartphone android pertama di dunia yang menggunakan ICS. Hanya saja setiap pagi setelah semalaman charging, Galaxy Nexus pinjaman ini selalu hang, harus copot batere dahulu baru bisa menyala kembali. Tentunya kelemahan tersebut kemungkinan besar disebabkan karena GALAXY Nexus ini masih versi ENGINEERING. Diharapkan masalah mendasar semacam ini sudah diperbaiki di versi retail.

Yang Lebih:

+ Kinerja prosesor cepat

+ Ice Cream Sandwich memiliki banyak peningkatan

+ Desain cantik dan ergonomis anti selip

+ Kamera cepat

+ Layar resolusi tinggi SUPER AMOLED

Yang Kurang:

– Daya tahan baterai standar

– Video hanya 720p

– Masih banyak aplikasi yang belum mendukung resolusi layar dan ICS (Android 4.0), seperti Flash