Review GarageBand: Aplikasi iOS Wajib Buat Anak Band

Jika Anda merasa memiliki bakat untuk membuat lagu namun tidak mempunyai peralatan musik lengkap atau mungkin proses rekaman dirasa terlalu mahal, maka GarageBand bisa menjadi solusi. Bila DJ bisa membuat kaki para clubber menghentak lantai dansa dengan iElectribe, Garage Band diperuntukkan bagi anak band yang serius ingin menjadi rock star atau musikus. Materi-materi lagu yang telah terkumpul kini tak lagi sia-sia karena Anda bisa mengolah dan mengaransemen lagu sendiri. Bahkan Anda tak memerlukan anggota band yang lain karena semua bisa dikerjakan sendiri mulai dari memetik gitar, memukul drum, hingga editing dan mixing.

Alat-alat musik yang ada di Garage Band cukup lengkap seperti drum, bas, gitar, dan keyboard. Masing-masing alat musik menawarkan banyak sekali jenis dengan suara-suara bervariasi yang dihasilkan. Keyboard, misalnya, memiliki 80 jenis suara mulai dari piano hingga suara efek. Anda juga bisa memilih apakah ingin memetik dawai gitar satu persatu atau menggenjrengnya. Bending juga tidak jadi masalah.

Ada pula opsi Smart Bass, Smart Keyboard, Smart Drums, dan Smart Guitar untuk memasukkan nada-nada yang telah terpola sehingga tak perlu lagi repot-repot mengatur nada atau tempo.

Semua instrumen telah tersedia di GarageBand, tapi sebuah lagu tak akan lengkap tanpa vokal. Maka dari itu, menu untuk memasukkan vokal tentunya tak lupa disematkan di aplikasi hebat ini.

Lalu bagaimana jika lagu Anda memiliki melodi gitar yang cepat atau lick-lick blues atau jazz yang terlalu sulit dimasukkan melalui menu Guitar? Tak perlu khawatir. GarageBand memungkinkan iPad untuk menjadi sebuah mobile amplifier dengan bermacam jenis, lengkap dengan efek-efek gitar. Tinggal colokkan gitar elektrik ke iPad dengan aksesoris guitar input dan suara gitar bisa dimasukkan serta direkam untuk mengiringi lagu kreasi Anda.

Selain gitar, ada juga menu Sampler dimana Anda bisa merekam suara dan hasil rekaman tersebut bisa dimainkan melalui keyboard yang ada di Sampler.

Setelah semua nada dari berbagai alt musik yang diperlukan selesai, waktunya untuk merangkai semuanya menjadi satu dalam sebuah track.

Lengkapnya menu, tool, dan pilihan suara di GarageBand akan lebih terasa bila Anda menjalankannya di iPad 2 karena aplikasi ini membutuhkan resource yang besar. Tak masalah jika Anda tetap ingin membukanya di iPad versi pertama namun Anda harus sedikit bersabar karena seringkali akan muncul notifikasi seperti di bawah ini.

Untuk menghindari hal tersebut, tutup semua aplikasi yang sebelumnya dibuka agar tersedia cukup memori untuk menjalankan GarageBand. Meski begitu, kadang-kadang cara tersebut masih kurang efektif karena aplikasi ini sebenarnya dibuat untuk menyambut iPad 2 di bulan lalu. Pengguna iPad pun harus bisa sabar dan mengatur emosi jika aplikasi ini berjalan lambat di iPad versi awal.

Aplikasi khusus iPad bagi musisi sebesar 369MB ini bisa didapat dengan harga cukup murah yaitu $4.99 saja.

Sebagai tambahan, Kim Yeo Hee, seorang gadis Korea fanatik Apple dengan nick Applegirl di YouTube, mungkin dapat memberi inspirasi bagaimana cara mengaransemen sebuah lagu menggunakan GarageBand yang tentu juga bisa Anda lakukan sendiri. Cek videonya di bawah ini.

About The Author