Beberapa waktu yang lalu, perwakilan Acer di Indonesia mengirimkan sampel Acer Aspire 4253 untuk kami uji. Bagi mereka yang belum mengenalnya, Aspire 4253 adalah salah satu notebook terbaru dari Acer yang menggunakan platform Brazos. Platform Brazos adalah platform yang menggunakan prosesor APU generasi terbaru AMD. Bila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai Brazos dan APU, Anda bisa membaca tulisan “AMD Brazos – Lebih Cepat, Lebih Hemat” di website ini.

[tab:Konsep & Desain]

Notebook dengan Harga Netbook

Ukuran 14 inci widescreen memungkinkan Acer melengkapi Aspire 4253 dengan full size keyboard dan built in DVD drive.

Aspire 4253 menggunakan prosesor AMD E-350, seri tercepat dari keluarga APU Zacate/Ontario. Walau komputer ini dilengkapi dengan prosesor yang seringkali ditujukan untuk netbook dan ultraportable, Aspire 4253 lebih tepat dikatakan sebagai sebuah notebook. Ukuran layar 14 inci widescreen dengan ratio 16:9 memungkinkan Anda menggunakan resolusi hingga 1386×768 pixel. Resolusi ini jelas jauh lebih tinggi dibandingkan resolusi yang umum ditemui di komputer netbook dan ultraportable. Walaupun begitu, footprint Aspire 4253 tidak jauh berbeda dengan notebook 12 dan 13 inci.

Selain memungkinkan penggunaan layar lebih besar dengan resolusi lebih tinggi, ukuran notebook ini juga memungkinkan Acer melengkapi Aspire 4253 dengan sebuah built-in DVD drive. Ini jelas menguntungkan bagi mereka yang sering menggunakan notebook untuk menonton video. Anda tidak perlu membawa DVD drive eksternal (terlebih bila harus menggunakan power adapter tambahan) atau menyisihkan ruang di hard disk untuk koleksi film Anda. Begitu pula saat Anda harus melakukan instalasi aplikasi dengan CD atau DVD. DVD drive ini juga dapat dipergunakan untuk menulis CD dan DVD dengan berbagai format.

Acer cukup bijak memilih finish matte dengan motif mesh untuk Aspire 4253. Anda tidak perlu khawatir bekas jari dan tangan Anda mengotori permukaan luar notebook dan wrist area. Acer menyediakan tiga pilihan warna untuk Aspire 4253 – Mesh Black, Mesh Brown dan Mesh Red.

Finish gloss masih dipertahankan untuk layar dan bezel. Layar gloss memungkinkan warna yang ditampilkan layar Aspire 4253 tampil lebih cerah, tanpa memerlukan tingkat brightness tinggi.

Hampir semua konektor ditempatkan pada kedua sisi notebook, kecuali jack untuk microphone dan headphone yang ditempatkan di depan sebelah kiri, bersama empat LED yang menandakan status notebook dan slot untuk membaca Secure Digital card.

Empat LED menandakan status Aspire 4253 (Power On/Off, Charging, Hard Disk, dan WiFi)

Secara keseluruhan, konstruksi Aspire 4253 cukup kokoh dan baik. Sama sekali tidak terasa ada komponen yang tidak rapat dengan casing dan chassis. Ada satu catatan tambahan bagi Anda yang tertarik pada notebook ini. Aspire 4253 tidak memiliki panel yang bisa dilepas oleh pengguna. Artinya, Anda harus membawa notebook ini ke service center Acer bila ingin melakukan upgrade atau penggantian komponen.

Keuntungan lain dari penggunaan form factor notebook adalah ukuran keyboard. Aspire 4253 menyertakan sebuah full size keyboard dengan ukuran tombol standar desktop. Hanya Function keys di baris pertama yang dibuat sedikit lebih kecil. Ada beberapa penyesuain layout yang memerlukan penyesuaian bila Anda terbiasa mengetik dengan keyboard desktop, seperti penempatan tombol Home, End, Page Up dan Page Down diletakkan di sisi kanan paling luar, serta tombol cursor di kanan bawah. Selain itu, pengaturan tombol +,-, dan / juga berbeda dengan pengaturan numpad di desktop.

 

Fullsize keyboard di Aspire 4253 memberikan respon yang baik dan nyaman digunakan.

Dalam pemakaian, ada saat-saat dimana kami menekan tombol Page Down, walau yang dituju sebenarnya tombol Enter. Saat digunakan untuk mengetik, respons dan key travel keyboard ini termasuk baik sehingga kami dapat mengetik hingga 100 kata per menit.

Ada beberapa saat dimana kami tak sengaja menekan Page Down saat ingin menekan Enter.

Ada beberapa saat dimana kami tak sengaja menekan Page Down saat ingin menekan Enter.apa saat dimana kami tak sengaja menekan Page Down saat ingin menekan Enter.

Pengaturan Function Key WiFi dan Sleep yang berdekatan menyebabkan kami beberapa kali menekan tombol yang salah.

Aspire 4253 tidak mempunyai tombol khusus untuk feature yang dimilikinya, selain tombol Power untuk menyalakan/mematikan notebook. Anda harus menekan tombol ‘Fn’ dan beberapa tombol tertentu untuk mengontrol beberapa fungsi dan feature. Konfigurasi seperti ini cukup lazim ditemui di notebook dan netbook. Yang sedikit menjadi ganjalan adalah penempatan tombol untuk mematikan/menyalakan WiFi (F3) dan sleep (F4). Sangat mudah untuk menekan tombol sleep saat Anda berusaha mematikan atau menyalakan Wifi, terutama saat menggunakan notebook ini dalam kegelapan.

[tab:Layar & Konektivitas]

Acer melengkapi Aspire 4253 dengan panel TN dengan LED backlight, oleh karena itu tampilan layar paling optimal terlihat saat Anda melihat lurus ke arah layar. Bila Anda melihat layar dari samping, baik kiri dan kanan, atas maupun bawah lebih dari 30 derajat, warna-warna segera terlihat menyimpang.

Layar Aspire 4253 paling optimal saat Anda melihat lurus ke arah layar.

Bila Anda melihatnya dari samping, warna-warna di sisi terjauh tidak lagi terlihat dengan jelas.

Layar yang disertakan memiliki tingkat dan jangkauan brightness cukup lebar. Pada setting terendah, backlight LED yang digunakan sangat hemat daya, ditandai dengan konsumsi daya nyaris tidak berbeda dengan menggunakan monitor eksternal (dan layar built in dimatikan), baik itu dengan sambungan VGA analog maupun HDMI.

Dari segi warna, layar TN yang digunakan menampilkan cakupan yang baik. Setting pabrikan sudah cukup optimal untuk penggunaan biasa. Warna-warna tampil lebih dingin, namun Anda bisa menyesuaikan temperatur warna lewat AMD Catalyst Control Center.

Kami merekomendasikan Anda menggunakan setting brightness 50 % untuk layar Aspire 4253. Setting ini memberikan kombinasi paling optimal antara brightness dan contrast untuk bekerja di dalam ruangan. Untuk warna, kami merekomendasikan setting temperatur warna sekitar 5700 / 5800 derajat Kelvin bila Anda ingin mendapatkan warna putih untuk keperluan percetakan. Untuk penggunaan biasa, setting default sudah mencukupi.

Konektivitas

Sebagai pilihan konektivitas, Acer menyertakan WiFi 802.11a/b/g/n bersama Aspire 4253. Bluetooth disediakan sebagai tambahan. Kami melakukan pengujian singkat dengan menghubungkannya ke jaringan 802.11g dengan access point ASUS DSL-G31. Jarak paling jauh yang kami dapat sekitar 14 meter. Pada jarak tersebut, akses ke jaringan masih aktif, walau kecepatan jaringan hanya terdeteksi sekitar 18 Mbps. Untuk kecepatan transfer optimal, adapter Broadcom yang digunakan oleh Aspire 4253 bekerja lebih optimal saat tidak ada halangan antara notebook dan access point.

Untuk jaringan kabel, Aspire 4253 dilengkapi oleh Gigabit Ethernet menggunakan adapter Atheros AR8151.

[tab: Performa & Baterai]

Kinerja

Secara umum, kinerja yang ditawarkan melebihi pesaing terdekatnya – notebook dan netbook dengan Intel Atom. Bila dibandingkan dengan prosesor pendahulunya, yaitu Athlon Neo X2 L335, kinerja yang ditawarkan kurang lebih sama. Keuntungan utama yang dimiliki prosesor E-350 di Aspire 4253 ini adalah konsumsi daya lebih kecil dan suhu operasi yang jauh lebih rendah. Bahkan Acer cukup yakin dengan pilihan mematikan fan prosesor saat Anda menggunakan Aspire 4253 dengan baterai.

Kinerja saat bermain game, baik itu DirectX maupun OpenGL cukup baik. Game-game yang tidak meminta banyak dari prosesor adalah pasangan terbaik untuk AMD E-350.

Kinerja CPU AMD E-350 yang digunakan memperlihatkan bahwa kinerja prosesor Aspire tidak jauh berbeda dengan Athlon Neo X2 L335.

OpenGL CPU single CPU multi
Aspire 4253 – Plugged In 7.7 fps 0.33 points 0.6 points
Aspire 4253 – Battery 5.02 fps 0.33 points 0.62 points
Neo X2 L335 2.3 fps 0.35 points 0.67 points
C2D T8100 n/a 0.6 points 1.17 points

 

Kelebihan utama yang dimiliki oleh Radeon HD 6310 adalah kompatibilitas luas dengan berbagai macam game dan aplikasi. Radeon HD 6310 masih bisa menjalankan Cinebench OpenGL test, yang sama sekali menolak untuk dijalankan di notebook dengan chip grafis Intel GMA seri 900 & 3000 yang marak ditemui di sebagian notebook berbasis Atom maupun Core 2 Duo.

Baterai dan Konsumsi Daya

Aspire 4253 dilengkapi baterai lithium ion dengan kapasitas daya 48 Wh. Kami merasa kapasitas daya baterai ini cukup kecil, terutama mengingat ukuran layar notebook ini.

Aspire 4253 mengandalkan battery lithium ion 6 cell, dengan kapasitas daya 48 Wh.

Dengan baterai yang disertakan, Anda bisa menggunakan Aspire 4253 untuk menonton film hingga 3,5 jam. Untuk pekerjaan lebih berat seperti gaming, dengan penggunaan graphics card cukup intensif, Aspire 4253 bisa bertahan hingga 2 jam. Dengan penggunaan tugas umum, baik dengan maupun tanpa terhubung ke jaringan WiFi, Anda bisa bekerja antara 3,5 hingga 4 jam.

Di bawah ini, Anda bisa menemukan detil data konsumsi daya Aspire 4253:

Idle 6.7 watts
Idle Display 0 % Brightness 6.9 watts
Idle Display 50 % Brightness 8.2 watts
Idle Display 100 % Brightness 9.3 watts
HD Idle 6.1 watts
HD Aktif 9.8 watts
CPU Aktif 16.2 watts
CPU & GPU Aktif 20.2 watts
H.264 Playback 11.7 watts
WiFI Aktif 11.6 watts

 

Bila dipecah menjadi komponen, hasilnya seperti ini:

Base 6.7 watts
CPU Aktif 9.5 watts
GPU 3D 4 watts
GPU 2D/Video Playback 1.1 watts
HD Aktif 3.7 watts
Display 0 % Brightness 0.2 watts
Display 100 % Brightness 2.6 watts
WiFi Aktif 1 watts

* Base mencakup konsumsi daya idle tiap komponen.

[tab:Kesimpulan]

Ideal untuk berbagai pemakaian

Secara umum, Aspire 4253 cukup untuk pekerjaan ringan seperti web browsing, email, dan pekerjaan produktivitas lainnya. Menonton film H.264 dengan resolusi HD juga menyenangkan dan tanpa gangguan, baik itu dengan format 720p maupun 1080p. Selain H.264, Radeon HD 6310 yang digunakan juga mendukung hardware accelerated playback untuk VC1 dan MPEG 4 ASP (DivX dan XviD).

Saat bekerja dengan dokumen dan aplikasi, kami memang melihat ada sedikit jeda, namun secara umum jauh lebih baik dari apa yang kami biasa lihat dengan notebook/netbook berbasis Intel Atom. Begitu pula saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, misalnya meng-unzip file terkompresi dengan ukuran besar dan menjalankan game ataupun memanggil aplikasi lain.

Dengan memori lebih besar (2 GB), Windows akan lebih responsif.

Salah satu penyebab jeda yang kami lihat adalah kapasitas memori yang terpasang di Aspire 4253. Acer menyertakan memori 1 GB DDR3 -1066. Sebagian dari memori tersebut (256 MB) dipakai oleh graphics card Radeon HD 6310, sehingga memori yang dapat dipakai Windows hanyalah 768 MB. Jumlah ini masih dikurangi sekitar 100 MB untuk Windows, jadi Anda hanya memiliki kapasitas memori 660 MB untuk aplikasi. Oleh karena itu, kami merekomendasikan Anda menambah memori yang terpasang menjadi 2 GB bila Anda memutuskan membeli Aspire 4253.

Satu hal yang membuat Aspire 4253 menarik dibandingkan notebook maupun netbook Brazos lainnya adalah dukungan driver. Hingga saat ini, Acer masih masuk dalam program driver AMD Mobility. Artinya, Anda dapat menggunakan driver reference dari AMD yang jauh lebih sering diupdate dan tidak terikat pada driver dari vendor.

Kesimpulan

Pengalaman kami dengan Aspire 4253 memperlihatkan bahwa Acer cukup berhasil memberikan platform murah menarik dengan Fusion APU dari AMD. Terutama jika melihat isi paket yang disertakan dalam Aspire 4253 – Microsoft Windows 7 orisinil, Office 2010 Starter dan Learning Suite. Walaupun begitu, kami merasa ada dua hal yang dapat diperbaiki. Paling utama adalah kapasitas memori, Anda akan jauh lebih nyaman menggunakan Aspire 4253 dengan memori 2 GB. Hal kedua adalah kapasitas baterai yang menurut kami lebih kecil daripada alternatif lain yang tersedia di kisaran harga yang sama.

Spesifikasi Teknis

Processor : Prosesor AMD E-Series E-350 (1 MB L2 cache, 1.60 GHz)
OS : Genuine Windows 7 Starter
System memory : 1GB DDR3
Harddisk : 320 GB HDD
Optical drive : DVD SupportMuti Double Layer Drive
Layar : 14” HD Acer CineCrystal™ LED-backlit TFT LCD
Graphics adapter : ATI Radeon™ HD 6310 Graphics dengan dedicated memori sistem 256 MB
Webcam : Acer Crystal Eye 1.3MP webcam
Wireless communication : Wireless WiFi Link 802.11b/g/Draft-N terintegrasi
Harga: Rp. 4,099,000 garansi resmi Acer Indonesia